Selasa, 14 Februari 2012

Untitled

"..Maybe this is wishful thinking
Probably mindless dreaming
If you loved again I swear I’d love you right

I’d go back in time and change it but I can’t
So if the chain is on your door, I understand.."

#Taylor Swift_Back to December


Penyesalan memang selalu datangnya belakangan. Sudah kejadian, baru dirasakan "sakit" nya. Pepatah yang mengatakan kita tidak akan menyadari betapa berartinya sesuatu itu, sebelum kita kehilangannya, itu memang benar.

Ketika dia ada didekatmu, menyayangimu dengan sepenuh hati, memberikan kepercayaan, bahkan selalu berusaha ada disaat kau butuhkan, kau membalasnya dengan sesuatu yang.. tidak pernah dia inginkan dan tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Sakit? Tentu saja. Manusia mana yang tidak sakit hati ketika kepercayaan yang sudah diberi, dibuang begitu saja seperti sampah yang tak ada harganya?

Jadi jangan heran apalagi menuntut maaf darinya, jika yang bersangkutan (baca: yang disakiti) sudah tidak bisa memberikan komentar apa-apa atas perlakuanmu padanya. Jika dia diam, kemungkinan yang ada hanya dua : diam karena masih mencoba berpikir kembali.. betulkah kau orang yang sangat dia percayai yang melakukan itu padanya dan diam karena dia tak ingin bicara lagi padamu, membiarkan kau berbicara sesuka hati sampai kau capek dan setelah itu pergi meninggalkannya. Kenapa? Karena dia tak ingin berurusan lagi denganmu. Yang dia tahu, kau sudah merusak kepercayaannya, dan itu menyakitinya.

Menyedihkan, bukan? Ketika orang yang kau tahu pernah bersamamu, selalu ada disaat suka dan dukamu, rela meluangkan waktunya untukmu.. tiba-tiba menjadi ORANG LAIN hanya karena kesalahan tolol yang kau perbuat. Mungkin dia bisa saja memaafkanmu, tapi apa keadaan bisa kembali seperti dulu? Syukur kalau dia masih mau memberikan kesempatan buatmu, kalau TIDAK?? Lagipula, (mungkin) akan susah untuk memberikan kesempatan kedua untuk orang jika hal yang dilanggar menyangkut kepercayaan. Salah seorang teman pernah berkata kepada saya, "Kepercayaan itu mahal harganya.". Dan memang benar. Hanya orang bodoh-lah yang menyia-nyiakan kepercayaan.

Ya.. kepercayaan itu datang hanya sekali.
Cuma manusia hebat dan punya rasa tegar luar biasa, yang siap jika dikecewakan dua kali..

0 comment:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...