Sabtu, 04 Februari 2012

Battlefield

Now playing : Battlefield_Jordin Sparks


Sebenarnya saya tidak ingin memposting sesuatu hari ini. Nda tau juga apa mo diposting. Ada sih, ide kemarin-kemarin, tapi keburu hilang mood menulis karena sesuatu dan lain hal. Nanti setelah dengar lagu di atas, baru muncul (lagi) ide untuk menulis. 

Saya seringkali senyum-senyum sendiri kalo denger tu lagu. Hoho! 
Diantara semua liriknya, salah satu lirik yang paaaling saya suka itu pas si Jordin ngomong :



Can't swallow our pride,
Neither of us wanna raise that flag
If we can't surrender
then we both gonna lose we had

Kayaknya nda perlu deh, saya kasih tau semua liriknya. Yang jelas, lagunya berisi tentang kepala batu-nya si Jordin (dengan pacarnya) yang sedang bertengkar. Masing-masing ngga mau ngalah, padahal sebenarnya hal yang dipertengkarkan bukan ji hal-hal yang penting. Dan parahnya, sebenarnya nda adaji maksud untuk saling menyakiti satu sama lain. 

You know.. tiap kali denger lagu ini, saya jadi ingat sama seseorang. Kenapa? Karena begitu ji juga model bertengkarku sama dia! Saling pertahankan argumen, saling lempar kesalahan (untung bukan lempar batu!), saling bla bla bla..yang jelas sampe ada yang mengalah. Kalo bertengkar lewat SMS, pasti baku saing-saing siapa yang paling panjang SMS-nya. Ini mi ni yang bikin keriting jempol.. -___-"

Tapi sebenarnya, kalo mau dipikir baik-baik + kepala dingin, hal yang dipertengkarkan itu bukan ji hal penting. Tidak pernah jauh-jauh dari misunderstanding, yang sebenarnya hanya butuh bicara baik-baik. Tapi begitu mi.. karena sama-sama marah, jadi kadang arah pembicaraan lari kemana-mana. Biar hal nda penting lainnya juga kadang masuk di pembicaraan.. bikin tambah-tambah emosi.

We could pretend that we are friends tonight
And in the morning we'll wake up and we'll be alright
Cause baby we don't have to fight
And I don't want this love to feel like a battlefield

Setelah itu..? Kalo ketemu besoknya, malah seperti tidak terjadi apa-apa. Seperti nda habis bertengkar. Seperti apa yang terjadi semalam hanya becanda-becandaan. Nda tau juga kenapa bisa begini. Padahal sebelumnya, kalo bisa baku blokir nomor mi mungkin. 

Saya kadang-kadang heran. Tapi mau bagaimana..?? Memang begini model hubunganku sama dia. Pertama-pertamanya ji yang berapi-api marahnya, besoknya reda mi. Dan pepatah yang bilang (pepatah kah? nda tau juga!) kalau tidak ada permasalahan yang tidak selesai jika dibicarakan dengan baik-baik itu memang benar. Hanya perlu bicara baik-baik, dan semuanya selesai. Bukan malah marah-marah tidak jelas. Masih untung kalo yang dipertengkarkan itu memang hal yang betul-betul LAYAK untuk dipertengkarkan. Kalau tidak..??  

Mending pi OL!

Iya toh, senior?  :P


0 comment:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...