Minggu, 07 Agustus 2011

Akibat Tidur dengan Lampu Menyala

Ternyata kitatidak boleh menyepelekan kebiasaan tidur. Karena dari kebiasaan itu sangatmenentukan kesehatan atau bahkan sebagai alarm awal sebagai tanda tanda kitamengidap suatu penyakit.
Tidur denganmembiarkan lampu dalam keadaan menyala dapat berakibat buruk terhadapkesehatan. Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidapleukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalammenghasilkan zat kimia pelawan kanker.
Bahkan ketika menyalakan lampu toilet,begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapatmengghentikan produksi zat melatonin. Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegahkerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan mengehentikan asamlemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.
Prof. RussleReiter dari Texas University yang memimpin penelitian tesebut mengatakan“sekali anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak anda segeramendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.Jumlah anak-anak pengidap leukemia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda di bawah 15 tahun didiagnosa menderitapenyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.
Sebuahkonferensi tentang anak penderita leukemia diadakan di London menyatakan bahwaorang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur. Hal inimenekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam sampaijam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yangpaling mudah terserang adalah para pekerja shift.
Padakenyataannya orang-orang buta memiliki resiko yang lebih rendah mengidapkanker. Maka para orang tua disarankan untuk menggunakan bola lampu yang suramberwarna merah atau hijau, jika anak-anaknya takut dalam kegelapan. Akan tetapitidur dalam keadaan gelap total akan lebih baik.
Selain itu, ada pula anggapan bahwa tidur dengan lampu menyala dapat mengurangi daya tahan tubuh serta gangguan pada syaraf yang mengakibatkan kelelahan dan migrain. Tapi belum ada penelitian khusus yang menemukan hal tersebut.

Sumber: timetotalks.blogspot.com


_KarungBeras_

0 comment:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...