Selasa, 20 Maret 2012

Hujan mi seng!

Seharusnya saya tak mengeluh. Hujan tak pernah salah. 
Saya yang mungkin salah mengeluhkan hujan. 

Membawa Berkah

Saya sepakat hujan itu membawa berkah, jadi tak semestinya saya mengeluh. Tapi, becek kodooooooong... :(

Begitu mi, memang kost saya yang tidak strategis membuat cuaca apa pun jadi tidak ada bagusnya. Kalo hujan, jadinya becek, naik motor saja jadi serba salah, apalagi kalo mau jalan, celana saja bisa kena cipratan lumpur, apalagi sepatu. huuuuu... de'gaga harapang. Gara2 perbaikan 'sesuatu' di jalan dekat kost saya itu, jalanan tambah parah. Tidak bisa mi dilewati pake sepatu. panra sepatu. 

Kalo panas? panas terus menerus juga ndak baek. Jadinya malah ndak ada air sama sekali, mau (maaf) boker saja nda bisa, apalagi untuk mandi. huuuu...

Tapi kali ini saya mohon jangan hujan, mumpung masih banyak air di bak penampungan air, tolong jangan hujan dulu..!!! Tiap pagi saya harus berangkat meninggalkan kost dengan baju rapi saya, kalo hujan, bisa2 saya tak jadi rapi lagi. Okelah, sebenarnya saya bisa menghindari jalan super becek itu. Tapi dengan berkorban jalan yang lebih jauh, plus memakan waktu yang lebih banyak lagi. Padahal saya harus sudah tiba di tempat tujuan saya sebelum 07.30. Jarak kost ke tempat itu memakan waktu paling cepat setengah jam. Jadi? Otomatis saya sudah harus berangkat sebelum jam tujuh. Kalo becek begitu? kasihan ka kodong.



Tapi, egois ka juga kalo saya minta jangan hujan. Padahal kalo mau dibilang, hujan banyak memberi hikmah ke saya sebelumnya. Tak bisa saya sangkal kalo sebelumnya hujan sering "menahan saya disana". Menahan saya lebih lama bersamanya, kayak lagunya Utopia.

Trus, banyak juga kost lain di daerah kost saya yang memang butuh hujan. Soalnya sekali lagi, daerah kost saya kalo kering, asli betul2 kering. Kadang untuk buang air saja tidak ada, apalagi untuk mandi. Ini mi yang bikin beberapa dari mahasiswa yang nge-kost di dekat kost saya memilih mengungsi, dan mencari tempat mandi lain, MESKAM.

Trus, berkat perbaikan yang entah betul2 memperbaiki itu, lubang2 yang digali oleh eskapator (betul mi begini tulisannya???) menjadi tempat bermain anak2 yang tinggal di sekitar itu. Setidaknya saya ada yang bahagia dengan turunnya hujan itu. Jangan sampai saya yang minta hujan jangan turun, trus cuma saya sendiri yang senang. hha :D
Sempat saya abadikan gambar ketika melewati jalan becek yang kebetulan kemarin mengering karena dua hari tak hujan itu. check this out....





Oiya, sempat mereka bilang waktu sadar saya foto, METAL DULU KAK! -_-"
Senangnya mereka...karena hujan ada kesempatannya berenang2...hha :D

3 comment:

Ayu Welirang mengatakan...

Lain kali pakai boots :D *kayak saya* wkwkwkwk

outbound malang mengatakan...

kunjungan ..
salam sukses selalu ..:)

Mine and Me mengatakan...

pakai sepatu boot aja kalau sepatumu rusak... hehehe :P

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...