Kamis, 22 September 2011

Crazy Little Thing Called Love, Film yang Cocok Buat si Melankolis Seperti Saya



Menyukai bintang top markotop di sekolah sedangkan kita adalah makhluk paling cupu di sekolah. Sebuah kisah yang pernah Anda dengar atau anda alami? Ya, film A (Crazy) Little Things Called Love/First Love mengangkat kisah yang bisa dialami oleh siapa saja ini. Sebuah cerita yang sederhana namun dikemas secara menarik dengan disertai bumbu-bumbu komedi ala Thailand.


Menonton film ini membuat beberapa dari kita seperti terlempar ke masa lalu, ke masa SMP di mana kita sedang pada masa-masa puber, mengalami apa yang dinamakan cinta monyet. Berbagai cara dilakukan untuk mendapat perhatian sang idola: mengintip si doi, pura-pura kesakitan agar diantar pulang, hingga mengubah diri jadi orang lain dilakukan demi menarik perhatian idola.

Pendekatan budaya lokal yang diangkat di film ini makin memperkuat kenangan kita. Pengambilan setting dan budaya inilah yang membuat saya menyukai film-film Thailand. Bila dibandingkan dengan film-film remaja kita, rasanya film-film kita mengambil setting di negeri entah berada di mana. Film Thailand mampu mengemas suasana sehari-hari dengan wajar sehingga membuat saya seolah tidak menonton film Thailand.

Alurnya sedikit mudah ditebak, namun tetap memberikan kejutan-kejutan, sehingga sangat cocok untuk tontonan ringan. Apalagi jika dibandingkan dengan film negeri sendiri yang cerita, alur, hingga penyajiannya sungguh menyedihkan.


Sekali lagi film ini bisa menginspirasi saya, bahwa kita bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan bila kita bekerja keras dan berubah dengan didasari atas cinta. Meski bahasa Thai dalam film ini akan terdengar sangat aneh di telinga kita, namun cerita-cerita lucu yang terjadi di dalam seakan menghilangkan semuanya. Ceritanya sederhana namun cukup menyentuh, terutama bagi si melankolis seperti saya. hehe :)

Jadi, saran buat yang suka film-film melow, kocak, dan keren... catat!!! Crazy Little Thing Called Love, saran film buat anda tonton!

_KarungBeras_

0 comment:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...